Disperin Gandeng Kemitraan IKM dengan Retail Modern | Malang Post

Sabtu, 18 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 28 Nov 2019

Plt Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Wahyu Setianto menunjukan MoU kerjasama kemitraan dengan Alfamart dan Transmart sebagai upaya  pengembangan kemitraan bagi industri kreatif makanan dan minuman di Kota Malang.


MALANG – Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang menggandeng dua perusahaan retail modern, yakni Alfamart dan Transmart sebagai upaya  pengembangan kemitraan bagi industri kreatif makanan dan minuman di Kota Malang. Penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) dilakukan Kamis (28/11) kemarin, di Hotel Grand Palace Kota Malang.
Selain penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU),  juga terdapat pameran 40 produk IKM untuk diseleksi oleh dua perusahaan retail tersebut. Plt Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, kualitas produk IKM sejauh ini sudah bagus dan mampu bersaing hanya saja yang menjadi kelemahan adalah pemasaran serta kemasan.
"Bagaimanapun ketika kita melihat suatu produk yang pertama kali dilihat adalah kemasannya. Harapannya dengan kerjasama dengan perusahaan ritel produk-produk IKM tidak hanya bagus di kualitas tetapi juga menarik dari segi kemasan," kata Wahyu kepada Malang Post.
Kegiatan MoU yang berlangsung di Grand Palace Hotel ini juga mengundang perwakilan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), beberapa Perguruan Tinggi di Malang serta pelaku IKM.
"Saat ini sudah ada beberapa hotel yang mengambil makanan dan minuman dari IKM Kota Malang. Kami mengundang toko-toko modern seperti Transmart dan Alfamart agar produk IKM yang dirasa representatif bisa dijual di gerai mereka sehingga produk makanan dan minuman bisa berkembang lagi," terangnya.
Dukung pengembangan industri kecil menengah atau (IKM), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menjalin kerja sama dengan Dinas Perindustrian Kota Malang. Sedikitnya ada lima produk IKM yang lolos penilaian dari Alfamart Malang yakni Bumbu Botol Bu Mei, Fikri Tempe, Sanusi Tempe, Bronte Chip Bingi, dan Stik Bawang Norma.
Branch License Manager Alfamart Malang, Zain Kaharudin, mengatakan, kerja sama ini pada intinya adalah bagaimana keberadaan Alfamart bisa merangkul IKM terutama binaan dari Dinas Perindustrian Kota Malang.
"Kami memang inginnya yang ada asosiasi yang dibentuk Dinas Perindustrian kemudian akan kami seleksi produk-produknya untuk bisa masuk di gerai Alfamart Kota Malang sehingga para IKM ini bisa berkembang bersama," ujar Zain.
Dari lima produk IKM yang tah dipilih Alfamart tersebut nantinya akan diminta rekomendasi dari Dinas Perindustrian Kota Malang untuk segera diajukan ke kantor pusat. Jika sesuai standar yang berlaku, produk terpilih akan didistribusikan ke kurang lebih 100 gerai Alfamart di Kota Malang.
Lebih lanjut, Alfamart sendiri sejauh ini telah memberikan ruang bagi produk-produk UKM meskipun dengan space terbatas. Syarat utama lolos seleksi produk antara lain terdapat PIRT, Gramasi, kode produksi, masa kedaluwarsa, dan sudah BPOM atau paling mudahnya yakni sudah Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Harapannya dari kerja sama ini, terdapat produk IKM Kota Malang yang hadir di gerai Alfamart,  kami mendukung rencana pemerintah Kota Malang untuk mengembangkan dan meningkatkan industri kreatif di sini," terangnya. (lin/red/aim)

Editor : muhaimin
Penulis : linda






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...