Disambut Tokoh Gili Trawangan, Dikagumi Vlogger Asing | Malang Post

Kamis, 05 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 03 Des 2019, dibaca : 282 , Vandri, mp

DARI Bali, d’Kross menyeberang ke Gili Trawangan, Lombok, NTB.  Arek Malang dan sejumlah tokoh terkemuka NTB sudah menunggu frontman d’Kross, Ir. Ade Herawanto  MT dan personel d’Kross.  Mereka lalu saling belajar tentang kebudayaan hingga menghibur wisatawan asing.
Bergeser ke Lombok, Sam Ade d’Kross, sapaan akrab Ir. Ade Herawanto MT meninggalkan banyak kenangan di Bali. Apalagi ia sudah lama mengenal sejumlah tokoh Arema Dewata, sebut saja  Ketua Umum Arema Dewata Harry Dawir, wakil ketua Sam Anto, sekretarisnya Sam Dodik dan Sam Irul.  Di kalangan Arema Dewata pun, Sam Ade d’Kross sangat  familiar.
Namun d’Kross harus segera bergeser. Karena sudah ditunggu di Giri Trawangan.  Jadwalnya pun padat. Malam pertama di kawasan wisata itu, d’Kross tampil di salah satu bar dan resto lalu hari kedua tampil di tepi pantai.  

Baca juga : Sam Ade Sebar Pesan Seduluran di Arema Dewata
Kehadiran d'Kross disambut antusias Arema Lombok, anggota komunitas Gili Feature, sejumlah tokoh hingga turis mancanegara. Apalagi Sam Ade d’Kross datang bersama sahabatnya, Richard D'Gilis, penyanyi reggae terkemuka yang juga dari komunitas reggae Bali. Richard D’Gilis yang terkenal dengan sederet lagu reggae, di antaranya ‘Good Day’  itu ikut bernyanyi.  
Tokoh-tokoh yang ikut menyambut Sam Ade d‘Kross di antaranya tokoh masyarakat Gili Trawangan,  Haji Malik, Baso yang akrab disapa Pak Bro, Haji Saro dan tokoh-tokoh pemuda setempat dari Komunitas Gili Feature. Di antaranya Weis, Rudi, Tole dan lainnya.
Sam Ade d’Kross juga disambut pembina d’Kross yang sehari-harinya Kabinda NTB Wahyu bersama Wakabinda NTB, Kolonel Andi Basu. Sedangkan tokoh Arema Lombok tampak Sam Yudi.  
“Tujuan kami ke sini sama dengan silaturahmi di Bali. Menjalin persaudaraan. Kami senang karena disambut dengan sangat baik,” kata Sam Ade d’Kross.
Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang ini mengapresiasi penyambutan mereka yang dikemas dalam nuansa kebersamaan. Apalagi hadir juga ada tokoh masyarakat Haji Malik yang punya ribuan tanaman trembesi.
Sekretaris Komunitas Gili Feature, Bramanti Fauzal Nasution mengatakan, komunitas yang dibentuk itu diketuai Rangga Hessa. Mereka konsentrasi pada lingkungan hidup, pendidikan dan kebudayaan.
“Anggota komunitas tidak hanya seniman, tapi juga pengusaha, guru dan profesi lain yang tinggal disini,” katanya. Untuk gerakan lingkungan di antaranya melakukan bersih - bersih pantai, upaya perlindungan penyu hingga tanam pohon kelapa.
“Kalau di sekolah kita ngajar ekstra kurikuler seperti seni musik dan Bahasa Inggris. Ada tiga sekolahan di sini, SMK Pariwisata, SMP dan  SD,” jelasnya. Melakukan banyak aktivitas sosial, mereka mengandalkan sumber dana dengan kekuatan kemandirian. Di antaranya membuat lalu jual baju. Mereka punya rencana membuat warung dan bar.
Kehadiran d’Kross di Gili Trawangan mengundang perhatian wisatwan asing. Mereka terkagum-kagum. Salah satunya disampaikan Roxanne, vlogger asal Australia. “d’Kross  band yang hebat. Mereka semua adalah musisi yang baik dengan sikap positif.  Saya sangat menikmati jamming bersama mereka di Gili Trawangan,” kata Roxanne.
Karena itulah dia merasa bersyuku bisa bertemu d’Kross. Apalagi ia melihat langsung penampilan d’Kross di Gili Trawangan. “Mereka telah bercerita banyak tentang kota asal mereka, Malang.  sebagai seorang vlogger perjalanan, saya berharap bisa  segera berkunjung ke sana, ” katanya. (habis/van)



Loading...