Malang Post - Dinas Pendidikan Bersih-bersih Lembaga Sekolah

Jumat, 03 April 2020

  Mengikuti :


Dinas Pendidikan Bersih-bersih Lembaga Sekolah

Jumat, 27 Mar 2020

MALANG – Beragam upaya dilakukan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang dalam mencegah penyebaran virus Corona. Selain menerapkan belajar di rumah sesuai instruksi dari Kementrian Pendidikan, juga melakukan bersih-bersih dan penyemprotan disinfektan ke sekolah di wilayah Kecamatan Turen, Kamis (26/3).
“Penyemprotan disinfektan ke sekolah ini, hasil kerjasama dengan komunitas Kawula Muda Bersatu (KMB) dan PMI Kabupaten Malang. Hari ini di Kecamatan Turen, besoknya dilanjut ke kecamatan lain,’’ terang Kepala Bidang SD Dindik Kabupaten Malang, Slamet Suryono.


Menurutnya, penyemrotan ini salah satu bentuk upaya untuk membunuh Covid-19. Meskipun lembaga sekolah sedang meliburkan siswanya, namun penyemprotan disinfektan dianggap penting sebagai pencegahan. “Karena ketika nanti masuk, siswa sudah aman dari virus Corona,” katanya.


Slamet menambahkan, ide penyemprotan karena melihat jumlah warga yang terpapar Covid-19 terus bertambah. Sesuai data sampai Kamis (26/3) , secara nasional jumlah pasien positif terpapar  893 kasus positif, 78 meninggal dunia, dan 35 kasus sembuh.
“Harapan kami dengan adanya penyemprotan disinfektan tidak ada siswa dan keluarganya terpapar Virus Corona,’’ tambahnya.


Selain menyemprot gedung sekolah, Dinas Pendidikan juga melakukan penyemprotan kantor-kantor di sekolah dan kantor UPT sekolah. Tempat ibadah atau Musala yang berada dalam Lembaga sekolah juga menjadi target penyemprotan.


Sementara, upaya pencegahan virus Corona juga dilakukan Kecamatan Jabung dengan tiga langkah. Pertama mensosialisasikan bahaya Covid-19 kepada masyarakat. Sekaligus mengimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan berkelompok. Termasuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun. Terakhir adalah melakukan penyemprotan disinfektan.


Camat Jabung, Hadi Sucipto, memastikan sampai saat ini tidak ada warga Jabung yang terpapar virus Corona. Namun demikian, ia tetap memantau dan berusaha menekan penyeberan virus ini di wilayah Kecamatan Jabung.
“Sebetulnya ada warga kami yang pulang dari luar negeri pada Febuari lalu. Dia merupakan mahasiswa yang dipulangkan negara, dan sudah menjalani karantina selama 14 hari. Kondisinya sehat dan insyallah negatif,’’ ucap Hadi.


Selain mahasiswa tersebut, ada dua warga lain yang juga pulang dari luar negeri, pada awal Maret lalu. Dua warga dalam pengawasan tim medis Puskesmas Jabung. Sampai kemarin, keduanya tidak menunjukkan gejala seperti terpapar virus Corona.
“Kemungkinan keduanya negatif. Karena sampai saat ini tidak ada gejala dan sudah 15 hari dalam pemantauan,’’ paparnya.(ira/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Ira Ravika

  Berita Lainnya





Loading...