Didor Saat Mau Kabur ke Jakarta | Malang Post

Jumat, 24 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 16 Des 2019,

MALANG -Tepat sepekan, keempat tahanan Polresta Malang yang kabur berhasil ditangkap semuanya. Sambil menahan rasa sakit akibat timah panas petugas, mereka dirilis oleh Polresta Malang Kota, Senin (16/12).
Terbaru, mereka berhasil menangkap Bayu Prasetyo, warga Jalan Sumber Sekar, Gang Dahlia Kelurahan Kalirejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Ia ditangkap petugas kepolisian di Banyumas Wetan Jawa Tengah, Minggu (15/12) pagi.
Menurut pengakuan Bayu, ia berangkat ke Jawa Tengah setelah berpisah dari Sokip di Kediri. "Kemudian, saya pergi ke Jawa Tengah. Saya dikasi uang sama temen saya Rp 500 ribu untuk ongkos," kata Bayu.

Baca juga : Licin, Bayu Tahanan Kabur Repotkan Tim Khusus


Ia mengaku, sempat merasa kebingungan untuk bersembunyi. Hampir di setiap persinggahannya, ia berpikir keras untuk pindah ke kota lain. "Rencananya, saya mau ke Jakarta. Namun, ketika sarapan , saya ditangkap," papar dia. Selain diletakkan di sel isolasi, para tahanan yang kini sudah ditangkap itu harus bersedia menerima hukuman tambahan akibat ulah mereka sendiri.
Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata mengungkapkan, keempat tahanan, yakni Adrian Fairi, Sokip Yulianto, Nur Kholis dan Bayu Prasetyo melarikan diri dari sel tahanan Senin (9/12) dini hari. “Mereka menggergaji sel tahanan. Kemudian, menggunakan potongan kain untuk memanjat. Setelah itu, mereka lompat ke gedung sebelah dan berjalan ke RSSA Malang. Disana, mereka berempat berpisah,” terang Leo.
Saat itu, tersangka Adrian Fairi menggunakan ojol menuju rumah keluarganya di kawasan Jodipan. Sementara, Sokip dan Bayu berangkat ke Kediri. Namun, di tengah perjalanan, Bayu memutuskan untuk pergi ke Jawa Tengah. “Sedangkan Nur Kholis, bersembunyi di rumah keluarganya di kawasan Kedungkandang,” jelasnya.
Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian langsung membentuk tim khusus yang berjumlah 58 orang. Mereka terdiri dari personel Satreskoba, Satreskrim,Polsek jajaran dan beberapa fungsi lainnya. Hasil kerja keras tim tersebut akhirnya membuahkan hasil. Dalam waktu 24 jam, mereka berhasil menangkap Adrian Fairi di Jodipan, Selasa (10/12).
Kemudian, keesokan harinya, polisi berhasil menangkap Sokip Yulianto di Mojoroto, Kediri dan Nur Kholis pada Kamis (12/12) di sebuah rumah kosong di kawasan Kedungkandang. Terakhir, Bayu Prasetyo yang berhasil ditangkap Minggu (15/12) di Banyumas, Jawa Tengah.
“Secara keseluruhan, sudah berhasil kami lakukan penangkapan. Kami akan lanjutkan kembali proses penyidikannya,” tegas Leo.
Terhadap keempat tersangka, pihaknya akan memberikan sanksi tambahan atas perbuatan mereka. “Yang pasti ada pasal tambahan di berkas mereka masing-masing,” tandas dia.(tea/lim)

Editor : Halim
Penulis : Amanda






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...