Malang Post - Cegah Perundungan, Polres Kota Batu Turun ke Sekolah

Minggu, 29 Maret 2020

  Mengikuti :


Cegah Perundungan, Polres Kota Batu Turun ke Sekolah

Senin, 17 Feb 2020

BATU – Polres Batu dan sekolah di Kota Batu langsung melakukan reaksi mencegah kasus perundungan. Polres tidak mau kasus seperti di Kota Malang dan Purworejo Jawa Tengah terjadi di lingkungan sekolah Kota Batu. Jika ada kasus serupa, siswa setidaknya proaktif melapor ke pihak sekolah hingga Polisi.


Kapolres Kota Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK MIK hadir di SMAN 2 Batu untuk melakukan upaya pencegahan, Senin (17/2) . Dia menjadi pemimpin upacara dalam sosialisasi yang dikemas pada Operasi Bina Kusuma.
Harviadhi menjelaskan, Operasi Bina Kusuma perlu disosialisasikan kepada pelajar. “Dalam beberapa hari ini, kita dihadapkan dengan kasus perundungan di kalangan pelajar. Polres Batu menanggapi secara serius agar kejadian serupa tidak terjadi di sekolah-sekolah Kota Batu,” ungkapnya.


Dia meminta kepada, siswa korban perundungan tidak segan melapor kepada pihak sekolah dan polisi manakala mengalami perundungan. Kondisi itu agar tidak saling menyalahkan antara satu pihak dengan pihak lain.
 “Pelajar yang mengalami perundungan dari teman-temannya jangan takut melapor.  Jangan simpan kasus sendiri. Kami siap membantu,’’ tambahnya
Hal senada juga disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Batu Drs. Pamor Patriawan, MM. Sosialisai Polres Kota Batu terkait maraknya kasus perundungan menjadi perhatian sekolah dalam memberikan edukasi siswa.  
“sekolah terus berkoordinasi dengan Polres Kota Batu yang juga merupakan mitra dan tetangga kami. Polisi sudah sudah memberikan sosialisasi terkait apa pun yang menjadi perhatian publik,”tuturnya.


Masih kata Pamor, Selain menyoal kasus perundungan, pihak sekolah juga mengingatkan para pelajar terkait penggunaan media sosial (medsos). Ia berharap pelajar dapat menggunakan medsos secara bijak agar tidak merugikan dirinya sendiri.
“Diingatkan juga, bahwa rekam jejak digital sangat kejam. Bahkan, karena adanya deteksi rekam jejak yang negatif bisa menggugurkan siswa yang ingin menjadi anggota Polri pada saat pendaftaran,” tandasnya. (mg2/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto

  Berita Lainnya





Loading...