Malang Post - Cegah Covid-19, Wali Kota Tutup Minimarket

Jumat, 03 April 2020

  Mengikuti :


Cegah Covid-19, Wali Kota Tutup Minimarket

Rabu, 25 Mar 2020

MALANG - Surat Edaran (SE) No 7 Tahun 2020 tentang Kesiapsiagaan Pelaku Usaha dalam Menghadapi Corona Virus Disease (COVID-19) yang dikeluarkan 24 Maret , terus disosialisasikan Pemkot Malang. Kamis (24/3) malam,  jajaran aparat penegak perda, Kepolisian hingga TNI bahu-membahu melakukan pengawasan aturan bersama Wali Kota Malang Sutiaji.


Operasi Gabungan (Opsgab) membubarkan massa yang masih berkumpul di kafe, warung kopi dan lainnya.  Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson pemimpin Apel Opsgab menyampaikan, kegiatan malam itu melaksanakan maklumat Kapolri dan Surat Edaran wali Kota Malang.
“Kegiatan ini kita laksanakan bersama dalam rangka menghadapi kedaruratan nasional yang telah ditetapkan,” ujarnya sebelum bergerak melancarkan opsgab malam tersebut.
Ia berharap, kegiatan bisa dilaksanakan tetap dengan terkoordinir dan juga sinergitas Polri maupun TNI. Kekuatan bersama ini dapat menciptakan kondisi tegas pada masyarakat Kota Malang bahwa hal ini menjadi sesuatu yang penting.


Opsgab yang sudah digelar kedua kalinya ini untuk menindaklanjuti Maklumat Kepala Kepolisian Negara RI nomor : Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid 19) dan surat edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan atas SE walikota Malang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Kesiapsiagaan Dunia Usaha Dalam Menghadapi Corona Virus Disease (COVID-19).


Lebih lanjut SE Walikota Malang nomor 7 ini mengintruksikan sampai dengan 7 April 2020 semua tempat usaha harus tutup saat jam 20.00 WIB. SE Wali kota ini menyasar untuk dunia usaha seperti pusat perbelanjaan, seperti Ramayana, Matos, MOG, Cyber Mall, Malang City Point dan Pusat Perbelanjaan yang sejenis,  Warnet, Toko Swalayan seperti Alfamart, Indomaret, Alfamidi, Giant, Hero, Hypermart, Superindo, dan Toko Swalayan lain yang sejenis, restoran, warung kopi, rumah makan, tempat yang melayani makan dan minum dan sejenisnya, diperbolehkan melayani hanya dengan cara pesan antar (take away). Bila terjadi antrean, jarak antar orang minimal satu meter.
Rombongan Forpimda ini bergerak menuju Jalan Jakarta, jalan Bogor, Jalan Veteran, Jalan Mayjen Panjaitan (mbetek), Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) tim opsgab membubar dan memulangkan kerumunan massa sekaligus mendorong pelaku usaha untuk tutup.
“Mas, mulai hari ini operasional minimarket sampai jam 8 malam, tolong tutup ya,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji yang juga ikut memimpin jalannya Opsgab.


Ia langsung memasuki salah satu toko modern di Jalan Soekarno Hatta Kota Malang. Kemudian berjalan kaki menyusuri sepanjang Suhat bersama Kapolresta Malang Kota Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Kota Malang Tommy Anderson beserta jajaran terkait mengimbau masyarakat yang ada untuk segera pulang. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina

  Berita Lainnya





Loading...