Belajar dari Semangat dan Keberanian Mutiara Mahabbah Hannani | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 24 Des 2019,

Keterbatasan, seharusnya tidak menghalangi seseorang untuk meraih prestasi sesuai cita-citanya. Hal ini berhasil dibuktikan seorang anak berkebutuhan khusus asal Lawang Kabupaten Malang, Mutiara Mahabbah Hannani.  Mereka yang memiliki tubuh normal seharusnya malu jika berhadapan dengan gadis kelas 5 di MIT Ar Roihan Lawang.
Ya, ia mengalami kondisi fisik yang disebut Arthrogryposis Multiplex Congenita (AMC). Yakni kelainan tulang yang mengakibatkan kekakuan pada sendi dan otot tubuh. Sehingga Tiara, sapaan akrabnya memiliki tangan, kaki atau anggota badan lain yang tidak bisa ditekuk.
Tetapi Tiara sudah bisa sepanggung dengan artis-artis ternama seperti Melly Goeslaw hingga Nisa Sabian. Ia menyanyikan lagu bersama-sama alias duet. Kini Tiara pun dilirik musisi nasional Shinta Priwit untuk masuk dapur rekaman,
“Betul baru diajak rekaman bareng Mbak Shinta, selesai 21 Desember lalu,” tutur Ibunda Tiara, Nina Dwi Yulia kepada Malang Post.
Tiara, lanjut Nina, merupakan sosok anak yang tidak pernah takut mencoba sesuatu yang baru. Meskipun dulunya saat duduk di bangku kelas 2 ia masih merasa sedih dan minder karena mendapatkan ejekan dari kawan-kawannya.
Tetapi kegemarannya bermusik atau bernyanyi menepis segala kekhawatiran itu. Dukungan orang tuanya membuat Tiara maju pantang mundur mengembangkan bakatnya.
“Kebetulan saya juga suka nyanyi dulu sempat jadi bintang radio tahun 1991. Tapi sekarang sudah gak. Saya lihat Tiara suka nyanyi-nyanyi sejak kecil di teras sendirian. Dia suka nyanyi mungkin nurun dari saya ya,” ungkap perempuan kelahiran 1973 ini.
Saat itulah ia secara otodidak mengajari Tiara Teknik bernyanyi. Tiara mulai berkembang dan mengikuti berbagai lomba tingkat sekolah dan berulang kali pula menjuarainya. Dari lomba-lomba antar sekolah ini ia ikuti terus setiap tahunnya.
Sampai ketika ia dikenal dan beberapa kali diajak manggung di berbagai event di sekolahnya. Tiara tidak pernah menolak. Pada sebuah acara ia diajak secara mendadak untuk manggung bersama Melly Goeslaw.
“Itu di tahun 2018 ada acara ACT (Aksi Cepat Tanggap,red) sebuah Yayasan amal. Mengundang Melly Goeslaw dan saat itu memang ada kami di sana. Ada panitia mengetahui dan suruh Tiara nyanyi bareng Melly, anaknya langsung saja mau,” cerita Nina.
Saat itu Tiara menyanyikan lagu “Bunda” karya Melly Goeslaw bersama Melly di panggung Graha Cakrawala. Tiara memang beruntung karena dia mengidolakan Melly Goeslaw sejak dulu dan hapal banyak lagunya.
Kemudian kesempatan lain juga menghampiri Tiara, ketika kembali diundang di acara ACT di tahun 2019 Bulan April lalu. Kali ini bukan lagi Melly Goeslaw, tetapi teman duetnya adalah Nisa Sabian.
“Ya Tiara nggak takut, dia langsung maju dan nyanyi bareng Nisa. Mereka berdua nyanyi bareng lagu ‘Ya Maulana’ ,” tegas ibu yang saat ini bekerja sebagai peneliti di Kebun Raya Purwodadi ini.
Karir bermusik Tiara kemudian kian moncer. Karena di pertengahan tahun ini, ia dilirik musisi dan pencipta lagu asal Ibu Kota Shinta Priwit. Untuk kolaborasi dalam salah satu proyek album baru musisi unik berhijab yang dinobatkan sebagai “The Best Vocalist” dalam festival band tingkat nasional Jakarta Music Festival (JMF) di tahun 2003 lalu.
Awalnya keduanya berjumpa saat Shinta Priwit menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 yang diselenggarakan di Kebun Raya Purwodadi.
Di acara tersebut, dengan segala keterbatasan yang dimiliki, Tiara terlihat sangat bersemangat mengikuti gerakan tari bersama seluruh peserta anak lainnya dengan diiringi jingle "Raih Mimpi" ciptaan Shinta Priwit.
Lagu tersebut berisi kalimat positif dan motivasi dibuat untuk membangkitkan semangat anak Indonesia meraih mimpi. Shinta melihat semangat Tiara yang luar biasa tersebut kemudian memberikan kesempatan Tiara untuk bernyanyi. Ternyata Tiara juga memiliki bakat bernyanyi yang luar biasa.
“Saat itu juga Mbak Shinta bilang suatu hari akan membuatkan lagu dengan tema motivasi untuk Tiara nyanyikan sebagai penyemangat untuk dirinya dan teman-temannya,” kenang Nina.
Lalu pada Bulan Desember 2019 bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional Shinta Priwit menyelesaikan pembuatan lagu berjudul "Aku Tahu Aku Mampu" untuk Tiara seperti yang dijanjikannya.
Lagu ini berisi motivasi dan keyakinan bahwa Aku Tahu Aku Mampu meraih cita-cita dan mewujudkan mimpi walau pun dengan segala keterbatasan yang ada. Proses persiapan produksi lagu ini bersamaan dengan promo single Shinta Priwit yang berjudul Indahnya Hariku.
“Walau pun dengan waktu yang terbatas dan segala rintangan yang ada, Mbak Shinta dan Tiara mampu menyelesaikan seluruh proses mulai dari awal rekaman hingga pembuatan video klip. Lagu itu khusus dinyanyikan oleh Tiara sendiri dibacking oleh Shinta,” papar Nina.
Selanjutnya lagu “Aku Tahu Aku Mampu” yang dinyanyikan penuh oleh Tiara akan menjadi bagian dari program besar. Ini untuk meningkatkan motivasi anak inklusi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu anak. Program itu didukung oleh beberapa komunitas, lembaga serta instansi pemerintah.
Tidak hanya itu, selama periode 2015 - 2019 Shinta Priwit juga aktif dalam pembuatan lagu untuk kampanye sosial, seperti kampanye perlindungan terhadap anak serta berbagai isu sosial lainnya. Lagu-lagu tentang perlindungan anak ciptaan Shinta Priwit kemudian disatukan dalam album berjudul “Kumpulan Lagu BERLIAN (Bersama Lindungi Anak)”. Album ini dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) tepat di Hari Anak Nasional di Bulan Juli 2019.
“Tiara sangat senang bisa gabung dalam program musik seperti itu. Kalau dia masuk koran dia suka sekali baca,” pungkas Nina.(Sisca Angelina/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Sisca



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...