Anggota Koramil Wonosari Mati Sahid | Malang POST

Sabtu, 29 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Anggota Koramil Wonosari Mati Sahid

Jumat, 14 Feb 2020,

MALANG - Anggota Koramil Wonosari, Serda Mualim, 49 tahun, meninggal dunia dalam perjalanan dinas, Kamis (13/2) pagi.  Harusnya warga Desa Plandi, Kecamatan Wonosari ini, hadir dalam apel pagi di Koramil Kepanjen. Namun takdir berkata lain, dia mati sahid setelah tertimpa batang pohon di Jalan Raya Panji, Kepanjen.
Korban meninggal dunia sekitar pukul 10.30, setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Korban mengalami pendarahan hebat di kepala, hingga darah keluar dari hidung serta telinganya.
"Sebelum meninggal korban masih sempat mendapat perawatan. Namun akhirnya meninggal dunia," ucap salah satu sumber yang meminta namanya tidak disebutkan.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30. Korban mengendarai motor dinas Yamaha Vixion. Pagi itu, korban berniat mengikuti apel pengamanan rute jalan di Koramil Kepanjen, Jalan Panji Kepanjen.
Korban melajukan motor dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Ketika melintas di lokasi kejadian, dari arah berlawanan selatan ke utara melaju truk tronton L-8930-UC yang dikemudikan Agus Suprapto, 52, warga Dusun Banjarsari, Desa Rencang Kencono, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
Saat di lokasi, badan truk tronton bagian atasnya menyangkut pohon yang ada di pinggir jalan. Batang pohon itupun patah, yang kemudian jatuh menimpa tubuh korban yang kebetulan melintas.
Seketika tubuh Serda Mualim langsung terjatuh. Dia tidak sadarkan diri. Darah keluar dari hidung serta telinga. Warga serta petugas lain yang mengetahui, segera menolong dengan melarikannya ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
Namun luka dalam cukup serius yang dialami, membuat korban meninggal dunia. Setelah dinyatakan meninggal dunia, enazahnya sempat diminta dimintakan visum. Sementara kasus kecelakaan itu langsung ditangani Satlantas Polres Malang.
Dandim 0818 wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwas, dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. "Korban tadi meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB, setelah mendapat perawatan. Kejadian ini merupakan musibah, karena baik korban dan truk tronton melaju dengan pelan," jelas Ferry Muzawwad.
Dikatakannya, bahwa pagi itu korban berniat apel pagi pengamanan rute jalan di Koramil Kepanjen. Korban mengendarai motor dinas. Ketika perjalanan menuju ke Koramil Kepanjen itulah, terjadi musibah tertimpa batang pohon.
"Meninggalnya anggota ini, karena mengalami luka dalam setelah tertimpa batang pohon," katanya.
Kasus kecelakaan tersebut, menurutnya sudah ditangani oleh Satlantas Polres Malang. Kendaraan truk tronton sudah diamankan. Bahkan, Ferry juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait tentang keberadaan pohon di pinggir jalan.
"Setidaknya ada perhatian dengan keberadaan pohon, mana yang membahayakan pengguna jalan untuk dirapikan. Termasuk di Jalan Panji Kepanjen, apakah memang boleh kendaraan besar seperti truk tronton boleh melintas," paparnya sembari mengimbau supaya selalu berdoa setiap kali mau berangkat pergi.(agp/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Agung Priyo

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...