38 Usaha Tak Punya IMB, Tindakannya Masih Sebatas Membina | Malang Post

Senin, 27 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 13 Des 2019,

BATU - Pemkot Batu mencatat 38 pelaku usaha belum mengantongi  Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hingga tahun 2019. Bangunan tanpa IMB itu meliputi Hotel Ubud, Lembah Metro Resort, perumahan, guest house  dan villa.
Karena banyak pelaku usaha belum memiliki IMB, Satpol PP Kota Batu menggelar pembinaan pengawasan ketentuan perizinan dan penegakan perda.  Dalam pembinaan tersebut diikuti  450 peserta. Mereka terdiri dari pelaku usaha, Dinas Penanaman Modal, Diskumdag, camat, lurah dan kepala desa di Graha Pancasila Kota Batu, Jumat (13/12).
Plt Kepala Satpol PP Kota Batu, M. Adhim mengingatkan pentingnya pembinaan tentang perizinan dan penegakan perda bagi pelaku usaha. "Kami tak ingin banyak pelaku usaha di Kota Batu dipanggil Satpol PP karena terjerat masalah IMB. Karena itu kegiatan ini digelar agar pelaku usaha mengetahui proses perizinan yang benar," jelas  Adhim kepada Malang Post, Jumat (13/12).
Ia menerangkan, bagi pelaku usaha yang melanggar sudah pasti akan ditindak. Yakni memberi peringatan, surat pemanggilan, sidang tindak pidana ringan, dan menutup usaha jika melalukan pelanggaran berat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu, Bambang Kuncoro mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan IMB bagi pelaku usaha yang mendirikan bangunan tak sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang IMB.
Ia mencontohkan Lembah Metro mendirikan usaha di atas lahan hijau atau lahan produktif. Akibatnya hingga kini izinnya belum diberikan. Begitu juga dengan Ubud Hotel yang dihentikan pembangunannya karena melanggar amdal lalin. Selain itu rencana pembangunannya tak sesuai  dalam persyaratan IMB.
"Kami tidak toleransi kepada pelaku usaha yang melanggar aturan. Salah satunya tidak mengeluarkan IMB Lembah Metro karena berdiri di atas lahan hijau," bebernya.
Ia berpesan agar pelaku usaha mengikuti alur perizinan. Apalagi saat ini bagi pelaku usaha dipermudah dengan adanya perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).
"OSS mempermudah persyaratan. Karena izin yang diterbitkan meliputi izin lingkungan, lokasi dan usaha meliputi SIUP, TDP, TDUP, TDG, dan IUI," pungkasnya. (eri/van)

Editor : Vandri
Penulis : Keristyanto






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...