10 Ribu Senamers Padati Rampal | Malang Post

Senin, 27 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 16 Des 2019,

MALANG - Senam Rampal Malang Post mengusung edisi spesial kebangsaan, Minggu (15/12). Sepuluh ribu senamers berkumpul di lapangan Rampal untuk mengikrarkan diri sebagai satu bangsa, sekaligus bersama bersenam dengan tema Dari Malang untuk Indonesia dan Dunia.
Senam Rampal Malang Post, didukung Korem 083/Bdj, Kodim 0833, Polresta Malang Kota, Pemkot Malang, sampai KONI Kota Malang sehingga Rampal super padat. Dipimpin oleh kombinasi instruktur Malang Post Ellen Yuliana, Eki Purnama Sari, Nanik Setyowati, serta jajaran instruktur lainnya, sepuluh ribu senamers dibikin berkeringat sehat.
Diawali dengan senam high impact, para senamers mengikuti dengan serius dan senang semua gerakan yang ditunjukkan para instruktur. Tak ketinggalan, Forpimda Kota Malang yang berada di atas panggung untuk ikut bersenam bersama sepuluh ribu senamers. Yaitu, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin.
Ada pula Kapolresta AKBP Leonardus Simarmata, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, serta jajaran forpimda lainnya. Gerakan penuh energi dari aerobik membuat suasana Rampal menghangat. Cuaca yang mendukung dan cahaya matahari yang tak terlalu panas, semakin menggairahkan suasana Rampal.
“Semangat pagi, yang di sebelah kiri dan kanan panggung ayo semangat,” pekik Ellen sembari terus memimpin senam.
Setelah senam high impact untuk pemanasan awal, Rampal semakin happy dengan senam Maumere dan senam Sajojo yang diikuti oleh seluruh senamers di lapangan.
Pada akhir senam, instruktur memberikan gerakan pendinginan untuk menutup sesi spesial Senam Rampal tema kebangsaan. Danrem, sebelum deklarasi oleh anak-anak muda nusantara, menyebut bahwa Malang dan Jawa Timur, adalah embrio terperciknya nasionalisme nusantara.
“Semua diawali dari sumpah palapa mahapatih Kerajaan Majapahit, Gajahmada, yang akhirnya menjadi batu penjuru kesatuan nusantara dan terpelihara dengan baik. Mayoritas melindungi minoritas, yang kuat melindungi yang lemah, yang besar melindungi yang kecil,” tegas Danrem.
Sofyan Edi Jarwoko, Wawali Kota Malang, menyebut bahwa sampai saat ini, semangat nusantara, pluralisme dan persatuan dalam perbedaan, masih subur di Malang. Karena itu, dia memekikkan spirit dari Malang untuk Indonesia dan untuk dunia. Tapi, Sofyan Edi meminta agar masyarakat bersama-sama merawat kebhinekaan ini.
“Malang untuk Indonesia dan untuk dunia, Malang harus kita jaga kita rawat besama-sama supaya,Malang tetap aman, tertib dan damai. Terimakasih kepada seluruh masyarakat, polisi TNI, terimakasih juga buat Korem yang menggagas kegiatan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono menyebut bahwa semua elemen berkumpul di Rampal, Minggu pagi.
“Komponen pemerintah, TNI-Polri, komunitas olahraga, ormas, dan masyarakat umum, berikrar untuk sama-sama menjaga kebhinekaan, semangat kebangsaan, yang masih sangat kuat di Malang, dan bukan menurun, malah semakin meningkat dan menguat,” papar Eddy dikonfirmasi.
Noer Adinda Zaeni, Manajer Marketing Komunikasi Malang Post, menegaskan bahwa Senam Rampal terlibat dalam deklarasi, untuk ikut serta menjaga kebhinekaan di Malang dan Indonesia. “Setelah deklarasi, dilanjutkan dengan senam, sehingga peserta deklarasi pulang dengan badan yang sehat,” tutupnya.(fin/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Fino






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...